Masih ada kok hiburan gratis di Jepang :)

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 43jlmc - jepang matsuriDi Jepang kita tidak akan pernah kesulitan untuk mendapatkan hiburan. Sebagian besarnya bertarif mahal, tapi tak sedikit pula yang masih bisa dinikmati gratis. Inilah beberapa alternatif hal-hal gratis yang masih bisa didapatkan di Jepang:

1. Hari masuk gratis. Beberapa taman seperti Ritsurin atau museum memiliki hari masuk gratis setiap beberapa bulan sekali. Jadi, menikmati pemandangan yang biasanya mungkin memakan biaya beberapa ribu yen, pada hari-hari gratis ini sama sekali tak berbiaya.

2. Kuil. Hampir semua kuil bebas untuk dikunjungi. Melihat-lihat kuil akan selalu menjadi hal gratis yang menyenangkan untuk dilakukan.

3. Museum dan taman gratis. Hampir semua taman kota gratis dikunjungi, dan begitu juga dengan beberapa museum yang dibuka untuk umum. Contohnya adalah museum anak-anak dekat Bandara Takamatsu yang tidak perlu membayar untuk masuk.

4. Pusat perbelanjaan. Pusat perbelanjaan seringkali mengadakan peragaan busana  dan aneka pertunjukan seperti lomba tari dan bahkan acara komedi untuk menarik perhatian orang banyak.

5. Pusat kota. Beberapa pusat kota dan perpustakaan memiliki kelas gratis, ceramah-ceramah, dan pertunjukan budaya yang terbuka untuk umum.

6. Pusat Internasional. Pusat Internasional adalah tempat yang sangat bagus untuk menemukan hal yang harus dilakukan. Mereka memiliki daftar perkumpulan di mana kita dapat bergabung di dalamnya, kuliah gratis dan acara-acara budaya, dan juga daftar orang yang ingin melakukan pertukaran bahasa.

7. Stasiun kereta api dan landmark. Pada akhir pekan, musisi dan seniman muda tampil di mana pun mereka bisa. Di sini dapat ditemukan berbagai performer yang berbeda di luar stasiun kereta api dan di sekitar bangunan terkenal dan landmark lainnya. Stasiun Nagoya selalu memiliki kelompok performer yang menarik yang menyanyi dengan sepenuh hati pada tiap akhir pekan.

8. Festival. Dalam festival kita selalu memiliki berbagai macam hal untuk dilihat dan dilakukan. Memang sulit menemukan permainan gratis di festival, namun seidaknya ada pertunjukan, parade, acara, atau demonstrasi yang dapat disaksikan secara gratis.

sumber: japanesestation

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]

Soran Bushi, lagu dan tari nelayan

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 40

Soran Bushi (ソーラン 節) adalah salah satu lagu tradisional yang paling terkenal di Jepang. Katanya lagu ini dahulu telah dinyanyikan terlebih dahulu oleh nelayan dari Hokkaido, Jepang utara.

jlmc - soran bushiSoran Bushi menyertai tarian bon di banyak bagian Jepang, dan memiliki gaya menari sendiri. Gerakan tarian menggambarkan gelombang laut, nelayan menyeret jaring, menarik tali dsb. Tarian ini diajarkan di banyak sekolah di seluruh Jepang sebagai bagian dari kurikulum.

Selama dalam tarian dan lagu itu ada kata-kata: “Dokkoisho!” “Dokkoisho!” “Soran!” “Soran!” disebutkan. Kata-kata yang digunakan di masa lalu untuk menyemangati para nelayan selama bekerja.

Gerakan yang ada di Soran Bushi tergolong cukup cepat. Banyak gerakan dan para penari harus melakukannya secara bersama. Gerakannya pun cukup energik. Menjelang akhir, para penari harus berpindah posisi dari posisi semula ke posisi berikutnya yang berbeda.

dari berbagai sumber

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! New_Picture[1]