Lampu cantik bunga Dandelion

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 214

Butuh penerangan cantik dengan nuansa bunga? Mungkin bisa pesan yang ini…
jlmc - lampu dandelionSeorang sinematografer Jepang, Takao Inoue, baru-baru ini menciptakan lampu unik dalam wujud bunga dandelion. Sang bunga pun bukan imitasi tapi berasal dari bunga dandelion yang sesungguhnya. Dapat dibayangkan pembuatannya tak mudah. Menurut Inoue, pertama ia memanen dandelion dengan hati-hati karena mereka sangat rapuh dan mudah terbang tertiup angin. Bunga tersebut lalu disegel dalam plastik akrilik. Tak diceritakan bagaimana tekniknya ia bisa menghasilkan komposisi tanpa gelembung tersebut. Berikutnya ia lekatkan lampu OLED (organic light-emitting diodes) di dalam batang bunga. Maka lampu unik ini dinamai OLED Tampopo (tampopo bahasa Jepang dari dandelion).Hingga memutuskan untuk memproduksi, Inoue membutuhkan waktu lama dalam percobaannya. Selain tingkat kerumitan dandelion, juga karena bunga tersebut hanya bisa ditemukan pada musim semi. Dandelion juga membutuhkan waktu yang sangat lama untuk merekah. Lampu indah dan unik ini diproyeksikan bakal menjadi tren baru di Tokyo. Namun sang designer sendiri belum menentukan harga untuk rancangannya tersebut.

Tertarik?

sumber: spoontamago

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Naoya Shiga, sang dewa novel Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 213

Ia dianggap sebagai dewa novel Jepang. Sebutan itu muncul novel panjangnya yang dianggap sebagai adikarya sastra Jepang modern: An’ya Kōro (1921–1937) yang diterjemahkan dalam Bahasa Inggris “A Dark Night’s Passing”.

jlmc - naoya shigaNaoya Shiga (志賀 直哉) lahir di Ishinomaki, Miyagi, 20 Februari 1883. Shiga lahir dan dibesarkan dari tokoh bisnis terpandang Naoharu Shiga. Ayah Shiga ini pernah menjadi direktur perusahaan kereta api dan perusahaan asuransi jiwa. Sedangkan kakeknya, Naomichi Shiga, adalah samurai Domain Sōma. Sang adalah kepala pengurus rumah tangga klan Sōma dari Provinsi Mutsu.

Shiga memiliki hubungan yang tak harmonis dengan sang ayah. Usia dua tahun, ia diajak ayahnya pindah ke Tokyo. Bersekolah di sekolah elit, Gakushūin, ia berkawan dengan anak-anak kalangan keluarga atas. Saat berusia 13 tahun ibunya meninggal dunia, dan ayahnya menikah lagi. Peristiwa ini kemudian ditulisnya sebagai Haha no Shi to Atarashii Haha (Kematian Ibuku dan Ibuku yang Baru). Sekitar 5 tahun kemudian bentrok dengan sang ayah tak terhindarkan. Penyebabnya adalah keinginannya meninjau Tambang Tembaga Ashio yang tercemar. Ayahnya melarang karena tambang itu dikelola oleh sang kakek bersama Furukawa Ichibei.

Bentrok keras dengan sang ayah kembali terjadi pada tahun 1907. Saat itu ia tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Kekaisaran Tokyo. Penyebabnya, sang ayah tak setuju dengan rencana menikahi salah gadis pembantu di rumah keluarga mereka. Rencana pernikahan tersebut gagal, dan ia baru bertunangan pada tahun 1914 dengan Yasuko Kageyunokōji.

Naoya Shiga menulis karya pertamanya, Aru Asa (Suatu Pagi) pada tahun 1908. Pada tahun yang sama, ia juga menerbitkan majalah Bōya (Perspektif) yang dibaca bergiliran di kalangan teman-temannya peminat sastra. Dua tahun kemudian, bersama teman-temannya di Universitas Kekaisaran Tokyo, Saneatsu Mushanokōji dan Takeo Arishima, ia menerbitkan majalah Shirakaba (terbit hingga tahun 1923). Edisi pertama Shirakaba memuat novela karangannya, Abashiri made (Ke Abashiri). Pada tahun tersebut ia juga memutuskan untuk berhenti kuliah setelah sempat pindah jurusan ke sastra Jepang.

Tahun 1915, ia dan Yasuko pindah ke Abiko, Chiba, Prefektur Chiba. Dua tahun tinggal di kota barunya, ia melahirkan dua adikarya, Kinosaki ni te (Di Kinosaki) dan Wakai (Rekonsiliasi). Pada masa ini Shiga sudah berdamai dengan ayahnya. Wakai merupakan autobiografi mengenai konflik antara seorang ayah dan putranya, tak lain adalah kisahnya sendiri bersama sang ayah. Karya-karya berikutnya pun lahir dan mendapat sambutan positif dari pembacanya. Berkat karya-karyanya, Pemerintah Jepang penganugerahinya Orde Kebudayaan pada tahun 1949. Penghargaan tersebut ia terima bersama kawan dekatnya, Junichiro Tanizaki.

Pada masa tuanya, Shiga tinggal di Tokiwamatsu, Shibuya. Ia meninggal dunia 21 Oktober 1971 pada usia 88 tahun akibat usia lanjut dan pneumonia. Setelah meninggal dunia, banyak naskah hasil tulisannya yang dihibahkan ke Museum Sastra Modern Jepang. Naskah, surat-surat, dan barang peninggalan Naoya Shiga lainnya juga disimpan di Museum Sastra Shirakaba di Abiko, Chiba, Prefektur Chiba.

Penulis terkenal yang pernah belajar dari Naoya Shiga di antaranya adalah Kōsaku Takii, Kazuo Ozaki, Kazuo Hirotsu, Kiku Amino, Shizuo Fujieda, Toshimasa Shimamura, Kiyoshi Naoi, Hiroyuki Agawa, dan Takiji Kobayashi.

sumber: wiki

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

‘Silence’ movie akan segera terbit

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 212

Penggemar karya Martin Scorsese? Sutradara kawakan Hollywood ini sedang menggarap sebuah film yang rencananya akan diputar pada 2015 mendatang. Film baru Scorsese ini merupakan adaptasi dari novel karya penulis Jepang.

jlmc - silence movieSilence (沉 黙/ Chinmoku) adalah novel fiksi sejarah yang ditulis oleh Shusaku Endo. Novel yang terbit tahun 1966 ini berkisah tentang seorang misionaris Jesuit yang dikirim ke Jepang pada abad 17. Endo menceritakan tentang diskriminasi agama di Jepang, rasisme di Perancis, dan pertarungan melawan tuberculosis. Melalui ‘Silence’ Endo menerima ‘Tanizaki Prize’ pada tahun 1966. ‘Silence’dianggap karya terbaik Endo dan dinobatkan sebagai salah satu novel terbaik abad keduapuluh.

Film ini telah dipersiapkan oleh Martin selama 10 tahun. Ia mengaku meminati novel itu jauh-jauh hari, sekitar 20 tahun lalu. Sejumlah bintang kenamaan Hollywood dikabarkan terlibat dalam film ini. Tersebut nama Andrew Garfield, Liam Neeson, Adam Driver, dan Ken Watanabe. Andrew Garfield and Adam Driver melakoni peran sebagai dua imam muda, sedangkan Liam Neeson adalah mentor mereka. Sementara Ken Watanabe menjadi penerjemah bahasa mereka saat berada di Jepang.

Naskah ‘Silence’ diserahkan kepada penulis Gangs of New York, Jay Cocks. Rencananya film ini akan mengambil lokasi syuting di Taiwan -bukan di Jepang- dan akan hadir di layar lebar pada November 2015.

sumber: liputan 6 dan wiki

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

 

Eco Cycle, sistem parkir sepeda Jepang yang ramah lingkungan

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 211

jlmc - parkir sepeda jepangJepang dikenal sebagai produsen mobil. Alat transportasi umum juga lengkap. Namun banyak warganya yang suka menggunakan sepeda sebagai alat transportasi. Saking banyaknya hingga kadang sulit menemukan tempat parkir sepeda. Untuk mengatasi hal tersebut dan menghindari orang parkir sepeda sembarangan, sebuah perusahaan konstruksi Giken memberikan solusi berupa sebuah sistem parkir bawah tanah yang dapat menampung ratusan sepeda. Eco Cycle, demikian nama sistem tersebut adalah sebuah sistem robotik yang menampung sepeda di bawah tanah sampai kedalaman 11 meter.

Bagaimana alat ini bekerja? Sepeda yang akan diparkir harus sudah dilengkapi dengan sebuah chip kecil yang telah dipasang sebelumnya. Pada jalur yang sudah disediakan di pintu parkir, chip ini akan membuka pintu. Setelah menekan tombol untuk parkir, maka mesin akan menarik sepeda tersebut dan mencari tempat kosong dengah mengarah ke bawah disertai dengan desingan. Sistem bentuk silinder raksasa itu dapat menampung 200 sepeda dan bisa memasukan 1 sepeda hanya dalam waktu 8 detik.

Konstruksi Eco Cycle ini juga dibuat tahan gempa. Pembuatannya sendiri membutuhkan waktu 2 bulan dengan biaya sekitar US$ 1,5 juta. Untuk memakai fasilitas ini, para penggunanya harus memiliki akun karena pembayaran dilakukan secara bulanan. Besaran biayanya, 1.300 yen per bulan untuk pelajar dan 1.800 yen untuk umum. Dengan biaya tersebut, orang dapat memarkirkan sepedanya tanpa batas pemakaian.

Penasaran? Ingin melihat bagaimana Eco Cycle beraksi? Berkunjunglah ke Jepang, cari Stasiun Shinagawa dan pergilah ke Taman Kounanhoshi.

Atau mau melihat sistem ini beroperasi di Bandung? :D

sumber: dannychoo

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

 

 

Shinji Okazaki, sang pencetak gol Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 210

Demam sepakbola sudah berakhir. Jerman menjadi jawara kampiun setelah mengakhiri perlawanan Argentina dengan satu gol kemenangan. Lalu, apa kabar Jepang?
jlmc - shinji okazakiSebagai salah satu wakil Asia, Jepang akhirnya meninggalkan arena Piala Dunia 2014 setelah di partai puncak Grup C dikalahkan Kolombia. Dalam pertandingan yang berlangsung di Arena Pantanal, Cuiaba, Selasa, 24 Juni 2014 waktu setempat tersebut, Jepang harus puas dengan kedudukan 1-4. Shinji Okazaki menjadi penyumbang satu-satunya gol pada pertadingan itu. Siapakah Okasaki?

Shinji Okazaki (岡崎 慎司) adalah seorang pemain sepak bola Jepang untuk klub VfB Stuttgart. Ia lahir di Takarazuka, Hyōgo Prefecture, 16 April 1986. Okazaki menyelesaikan universitas pada tahun 2004, dan langsung menjadi pemain profesional di S-Pulse pada tahun berikutnya. Dia juga menjadi anggota tim sepak bola Jepang pada Olimpiade 2008.

Pasca olimpiade untuk usia di bawah-23 taun di China 2008, Okazaki membuat debut internasional penuh untuk Jepang melawan Uni Emirat Arab pada bulan Oktober 2008. Gol pertama ia cetak pada 20 Januari 2009, dalam pembukaan kualifikasi Piala Asia AFC 2011, melawan Yaman. Berikutnya Okazaki mencetak hat-trik dalam pertandingan berturut-turut saat Jepang mengalahkan Hong Kong
dan Togo 6-0 dan 5-0 masing-masing. Pada tahun itu pula ia digelari The World’s Top Goal Scorer of 2009 oleh IFFHS untuk 15 gol yang dihasilkannya bersama timnas.

Okazaki masuk dalam skuad Jepang untuk Piala Dunia FIFA 2010. Dia mencetak satu gol di final pertandingan Grup E saat melawan Denmark Pada tahun yang sama ia mencetak satu-satunya gol saat Jepang mengalahkan Argentina 1-0 pada pertandingan persahabatan mereka. Hat-trick ketiga Okazaki tercetak dalam pertandingan yang menang melawan Arab Saudi di Piala Asia AFC 2011. Dia kemudian mencetak gol tendangannya dalam kemenangan adu semifinal atas Korea Selatan. Ia juga bermain full 120 menit saat final Jepang mengalahkan Australia untuk memberi trofi untuk keempat kalinya.

Okazaki tercatat sebagai pencetak gol terbanyak pada kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014 di Asia dengan 8 gol. Okazaki juga mencetak dua gol dalam pertandingan Piala Konfederasi FIFA 2013 melawan Italia dan Meksiko. Pada Juni 2014 Okazaki dinobatkan sebagai pencetak gol tertinggi ketiga di Jepang sepanjang masa.

beberapa sumber

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

 

Puasa di Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 208

jlmc - masjid-jami-di-yoyogi-tokyo-jepang

Masjid Jami di Yoyogi, Tokyo

Hari-hari ini Jepang mengalami siang yang panjang. Tentunya menjadi saat yang berat bagi umat muslim di Jepang. Bagaimana tidak, saat makan sahur di Jepang adalah pukul 02.30 dan waktu berbuka puasa sekitar sekitar pukul 19.05.

Danjiki atau puasa di Jepang dengan durasi waktu yang lama sudah biasa dijalani oleh masyarakat muslim Jepang. Selain durasi yang lebih panjang, banyak tantangan lain tentunya yang dialami karena berada di negeri dengan masyarakat yang sebagian besarnya penganut Sinto. Jika di Indonesia penanda waktu bisa mendengarkan seruan adzan magrib dari masjid atau dari radio dan televisi, di Jepang orang biasanya melakukan pengaturan di ponselnya masing-masing, baik saat sholat maupun berbuka puasa. Demikian juga saat malam tiba. Pelaksanaan sholat tarawih di berbagai tempat di Tokyo, baik masjid maupun aula, tidak menggunakan pengeras suara sehingga suara tak terdengar keluar. Pengeras suara hanya diperdengarkan di dalam ruangan saja.

Selama bulan Ramadhan ini juga dilakukan beberapa perubahan jadwal di Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo. Di kantor ini setiap hari dilakukan sholat bersama sekitar pukul 11.00 lalu istirahat hingga pukul 14.00 waktu Tokyo. Kantor baru buka kembali pukul 14.00. Hal ini sudah bisa diterima oleh para pengguna jasa, misalnya dalam pengurusan visa di kantor imigrasi.

sumber: tribun news

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Umar (Ryoichi) Mita, mengenal Islam di Cina

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 207

jlmc - ryoichi mitaSalah satu tokoh muslim Jepang yang banyak disebut adalah Ryoichi Mita. Lelaki kelahiran Yamaguchi, 19 Desember 1892 ini mengenal Islam saat melakukan kunjungan ke Cina. Di negeri tirai bambu ini, Mita banyak bergaul dengan masyarakat Cina muslim. Saat itu (tahun 1922) Mita bergabung dengan perusahaan kereta api Manchjrian, di Dairen (Dalian), Manchuria.

Tahun 1941 merupakan titik balik dalam kehidupan Ryoichi Mita. Meski telah puluhan tahun bergaul dengan masyarakat muslim Cina, dia tidak pernah mempelajari secara formal. Terlebih ia dibesarkan dalam tradisi Buddha dari keluarga samurai selama beberapa generasi. Pada tahun tersebut, saat ia pindah ke Peking, Mita memutuskan untuk memeluk Islam. Dengan bimbingan Imam Wang Reilan dari Nyuchie Masjid Peking, Ryoichi Mita resmi menyatakan iman Islam-nya dan menerima nama Umar. Ia tinggal di Peking sampai akhir perang, tahun 1945, saat ia mengundurkan diri dari jabatan resmi dan kembali ke Jepang.

Meninggalkan 30 tahun hidupnya yang panjang di Cina, Umar Mita memulai hidup barunya di Jepang. Ia lalu mengambil pekerjaan mengajar bahasa Cina, untuk pertama kalinya di Universitas Kansai, Osaka, lalu Universitas Kita-Kyushu,  di pulau Kyushu. Pasca kehilangan istrinya pada tahun 1952, ia berhenti mengajar, lalu menetap di Tokyo. Umar Mita memutuskan untuk sepenuhnya terlibat dalam kegiatan keagamaan Islam. Umar Mita ambil peran dalam mendirikan Asosiasi Muslim Jepang bekerjasama dengan Muslim asing yang tinggal di Jepang.

berbagai sumber

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Sayur bumbu Jepang

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 206

Orang Jepang suka memakan sayuran yang sedang musim. Biasanya sayuran direbus dan langsung disajikan dengan bumbu sederhana untuk mengeluarkan cita rasa dan teksturnya. Pada musim semi biasanya banyak tanaman liar yang bisa dimakan. Tanaman yang disebut sansai (secara harfiah berarti ‘sayuran gunung’) itu muncul di pegunungan yang mencakup 70% wilayah Jepang. Tanaman-tanaman itu biasanya diolah dengan aneka macam bumbu.
jlmc - sayur bumbuMusim semi di Jepang sudah berakhir. Sedangkan di Indonesia, aneka macam sayuran selalu bisa dijumpai pada hampir tiap musim. Jadi, aneka sayuran masih bisa dimanfaatkan menjadi olahan ala Jepang. Yuuuk, mari dicoba..

Sayuran ohitashi dan goma-a’e (sayuran rebus dengan dua jenis bumbu)

Bahan-bahan (untuk 4 porsi)

Bayam ohitashi (bayam dengan kecap asin dan bumbu dari dashi)
・200 gram bayam
・1 gelas kaldu dashi
・1⅓ sendok makan kecap asin
・½ sendok teh gula

Asparagus goma-a’e (asparagus dengan bumbu dari wijen)
・6 batang asparagus hijau
・2 sendok makan biji wijen putih (sangrai)
・2 sendok teh gula
・1 sendok makan kecap asin

Cara memasak
1. Buang akar dari pangkal bayam, cuci bersih lalu potong-potong dengan panjang 4-5 cm. Kupas tipis asparagus 5-6 cm dari bagian dasarnya karena kulit bagian bawah itu agak keras. Lalu potong-potong dengan panjang 4 cm.
2. Didihkan 5 gelas air bersama 1 sendok teh garam. Pastikan airnya sudah mendidih baru masukkan asparagus. Rebus asparagus selama 1 menit kalau batangannya agak tipis; 2 menit kalau tebal. Tiriskan pada saringan atau wadah berlubang.
3. Didihkan lagi airnya, masukkan bayam, rebus selama 1 menit. Sediakan satu mangkuk besar air dingin untuk merendam sebentar bayam rebus. Setelah dingin langsung tiriskan bayam pada saringan atau wadah berlubang. Gunakan kedua tangan untuk memeras airnya.
4. Untuk bumbu ohitashi, ke dalam mangkuk berisi kaldu dashi masukkan kecap asin dan gula. Pastikan gulanya larut. Celupkan bayam rebus ke dalam bumbu hingga semua daunnya terendam. Bayam yang telah dibumbui dapat langsung disajikan atau disimpan di kulkas semalaman.
5. Untuk bumbu goma-a’e, haluskan biji wijen pada cobek atau lesung sampai setengah hancur. Lalu campurkan dengan gula dan kecap asin. Gulingkan atau lumuri asparagus di dalam bumbu. Sajikan.

sumber: nhk

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

Jepang salah satu negara penyumbang jumlah orang terkaya dunia

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 205

jlmc - orang terkaya duniaBersanding dengan Amerika, Jepang menjadi negara penyumbang jumlah orang-orang terkaya dunia. Laporan tahunan World Wealth Report dari Capgemini dan RBC Wealth Management mengestimasi kedua negara tersebut menyumbang 55 persen populasi orang super kaya di dunia alias High-net-worth-individuals (HNWI). Pada tahun 2013, jumlah orang super kaya di AS mencapai 4.006 orang, lebih banyak dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 3.436 orang. Adapun orang kaya Jepang tercatat sebanyak 2.327 pada tahun 2013, lebih banyak dibandingkan tahun 2012 yang jumlahnya mencapai 1.902.

Berdasarkan laporan tersebut, setidaknya hampir 2 juta orang di seluruh dunia menjadi orang terkaya pada tahun 2013. Kategori HNWI adalah orang yang memiliki aset 1 juta dollar AS atau lebih, tidak termasuk rumah utama dan benda-benda koleksi. Amerika Serikat dan Jepang merupakan rumah bagi setidaknya setengah dari populasi HNWI dunia. Selain Jepang dan Amerika, 2 negara lain penyumbang jumlah orang-orang terkaya dunia adalah Jerman dan Tiongkok.

Negara-negara yang menjadi rumah bagi sebagian besar orang terkaya di dunia ini ternyata juga terus menelurkan miliarder-miliarder baru. Apabila dijumlahkan, maka keempat negara ini menyumbang 70 persen populasi miliarder di dunia.

sumber: kompas

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC

 

Kotaru Yamaoka, orang Jepang pertama yang naik haji

Mengenal bahasa dan budaya Jepang: POST 204

jlmc - kotaroyamaokaIa tercatat sebagai orang Jepang pertama yang menunaikan rukun Islam ke lima yakni berangkat haji ke tanah suci. Kotaro Yamaoka. Ia memeluk Islam setelah bertemu dengan penulis asal Rusia, Abdürreşid İbrahim. Pertemuan yang terjadi di Bombay itu rupanya memberikan kesan mendalam terhadap Kotaro. Ia mulai belajar untuk mendalami dan mencintai Islam. Hingga kemudian ia berketetapan hati untuk memeluk Islam dan mengganti namanya dengan Omar Yamaoka.

Sebagai bukti kekonsistenannya terhadap Islam, Omar Yamaoka mendirikan sebuah masjid di Tokyo atas izin Sultan Abdul Hamid II dari Kekhalifahan Utsmani. Sejak saat itu, Omar yang disebut-sebut sebagai petugas intelijen Jepang ini aktif dalam organisasi Islam di Jepang.

berbagai sumber

Mau mengenal lebih dekat bahasa dan budaya Jepang? Gabung yuk! JLMC